Sep 10, 2017

Pasangan Awet Muda

Tak terasa waktu berlalu begitu cepat. Kami ternyata sudah menikah 4,5 tahun dan punya tiga anak (meski yang hidup hanya dua). Banyak suka duka yang mewarnai pernikahan kami dari yang sepele hingga hal besar. Rasanya semua itu memang membuat kami jadi lebih saling mencintai...uhuk.

Tapi tahu gak sih, banyak orang yang kaget kalau lihat suami anaknya sudah ada yang sebesar Aisyah. Entah kenapa mereka selalu mengira suami saya ini adek di antara dua adeknya. Kalau dbilang suami anak yang paling tua pasti tercengang. Lah ini suami yang imut apa adeknya yang muka tua sih? Ehtalah, saya juga bingung, haha. Kadang saya sebel kalau suami dikira belum nikah, karena memang wajahnya gak menunjukan kebapak-an sama sama sekali. Ya takutnya sih tiba-tiba ada cewek yang neplok, hehe.

Beda cerita lagi dengan saya. Saat awal menikah saya dikira anak SD. Antara senang dan mangkel juga dikira anak SD. Apalagi saat mengurus surat SKCK di kepolisian, salah satu petuga menuduh ibu saya memalsukan umur agar bisa menikah. Qodarulloh kok ada tetangga yang juga bertugas di sana, jadi bisa meyakinkan petugas tadi kalau ya, saya emang imut gitu, wakaka. Tolong jangan muntah ya. Selain itu, saat ikut ngaji tahsin, hampir semua ibu-ibu di sana kaget ketika saya bawa anak. Memang pada hari pertama masuk saya hanya sendirian. Gak bawa anak jadi dikira orang saya ini masih single. Eh? Single? Padahal saat itu saya sudah menikah tiga tahun dengan suami. Para ibu-ibu mengira saya bawa anak orang lain. Maaf aja kali, ngapain bawa anak orang. Dikira bawa anak ke tempat ngaji gampang, haha.

Saya juga heran mengapa kami terlihat lebih mudah dari umur kami. Entah karena kami orangnya cuek atau apa. Orang melihatnya kami hidup enak. Gak perlu kerja tinggal minta orang tua. Iya kali pada gak tahu kalau setiap hari ribet ngerjain ini itu. Tapi ya suami kok diam saja meski orang mengira seperti itu. Malah katanya biarin orang berfikir seperti itu. Biar gak pada minjem ke kami, haha. Bukannya pelit sih, iya kalau pinjem dibalikin, udah pinjem gak dibalikin, pas ditagih ngamuk. Duh enggak deh, pilih-pilih aja kalau mau minjemin duit.

Dan ya memang punya wajah awet mudah bikin seneng tapi ya kadang saya juga cemas. Takut aja suami dideketin cewek yang mengira dia belum berisitri. Entah deh, saya terlalu parno apa ya, haha.
Read more>>

Sep 5, 2017

Berlibur ke Taiwan, Sempatkan Mampir di 3 Tempat Indah Ini!

Masih inget gak sih jaman boomingnya film Meteor Garden? Jaman itu memang Indonesia lagi terserah "virus" mandarin wave, hihi. Gak heran kalau banyak banget film-film mandarin yang ditayangkan di stasiun TV. Hal itu juga berdampak pada style orang-orang Indonesia. Saya dulu juga sempat jadi penggermar film dan aktor mandarin loh, hihi. Dulu saya pikir yang pakai Bahasa mandarin itu ya China, ternyata gak selalu loh.

Sun Moon Lake

Film-film yang tayang saat itu ternyata produksi Taiwan. Meski sama-sama menggunakan Bahasa Mandarin, Taiwan menganggap kalau negara mereka bukan bagian dari RRC (Republik Rakya China). Taiwan menolak berada di bawah kekuasaan RRC dan berusaha menjadi sebuah negara sendiri. Nah Taiwan inilah yang memiliki perkembangan film yang cukup maju dikala itu.

Dengan boomingnya film-film Taiwan ke negara tetangga tentunya membuat orang jadi penasaran dan ingin berlibur ke Taiwan. Sama halnya dengan efek Korean wave yang membuat bisnis pariwisata Korea semakin maju. Kalau kamu tertarik juga untuk berlibur ke Taiwan, jangan lupa kunjungi tempat wisata yang terkenal ini yah!

1. Menara Taipei 101

Menara yang memiliki nama resmi Gedung Finansial Internasional Taipei ini adalah gedung tertinggi kedua di dunia setelah gedung Burj Khalifa, di Dubai, Uni Emirat Arab. Menara ini memang ikonik sekali, sehingga banyak sekali souvenir yang dibuat dengan menyematkan gambar menara Taipei 101 ini.

Di menara Taipei 101 ini memiliki koneksi internet yang cukup cepat loh. Dengan kecepatan hingga satu Gigabyte per detik ini kamu bisa berselancar di dunia maya tanpa harus tersendat. Enak banget dong ya.

2. Sun Moon Lake

Danau yang terkenal dengan keindahannya ini menjadi salah satu tempat yang sering didatangi oleh para turis. Di danau ini adalah tempat pertemuan arus panas dan dingin, sehingga para turis gak diperkenankan untuk berenang di sini.

3. Taman Nasional Yangmingshan

Ternyata bunga sakura gak hanya bisa ditemui di Jepang loh. Di Taman Nasional Yangmingshan juga memiliki bunga sakura yang indah. Kalau momennya pas, kamu juga bisa melihat festival bunga yang digelar setiap tahun.

Itulah beberapa tempat wisata terkenal di Taiwan yang bisa jadi referensi kamu untuk berlibur ke Taiwan. Jangan lupa untuk selalu menyiapkan barang-barang dengan baik sebelum bepergian jauh. Dan kalau kamu ingin tetap berinternet ria di negara orang tanpa menghabiskan banyak uang, bisa juga loh dengan menyewa terlebih dahulu modem Wifi sebelum berangkat ke luar negeri. Kamu bisa menggunakan jasa passpod.id yang menyediakan layanan sewa Wifi 4G. Jadi kamu bisa tetap eksis meski di luar negeri.
Read more>>

Sep 2, 2017

Catatan Di Hari Idul Adha


Idul Adha tahun ini kami memang gak berkurban. Karena memang bertepatan dengan kelahiran anak kami dan juga punya tanggungan mengaqiqohi anak ketiga kami. Meski begitu tetep senang karena bisa makan sate. Kapan lagi bikin sate sendiri, haha. Kalau hari biasa bikin olahan daging sih biasa tapi kalau sate pastilah males bikinnya kalau bukan pas Idul Adha.

Pada momen Idul Adha kali ini ada sebuah cerita yang membuat saya tertegun setiap kali mengingatnya. Ada seseorang yang diberikan kelapangan rejeki hingga beberapa tahun. Sayangnya setiap tiba hari Idul Adha, seseorang itu gak memanfaatkan rejekinya untuk berkurban. Padahal sangat berkecukupan. Dan lebih disayangkannya lagi, justru mengeluh kenapa gak dapat daging kurban dari sana atau sana. Padahal, dengan kelapangan rejeki itu cukuplah untuk berkurban dengan seekor kambing atau mungkin lebih. Sungguh, memang Yang Maha Kuasa gak menakdirkannya untuk berkurban, kemudian datanglah waktu ketika rejekinya mulai menyempit. Tentunya sudah gak mungkin lagi untuk bisa berkurban, untuk makan saja masih terkatung-katung.

Kurban memang bukan sesuatu yang wajib tapi kalau memang ada rejeki yang cukup kenapa juga gak berkurban?

Read more>>

Aug 15, 2017

Tips Menghemat Waktu Memasak Bekal Si Kecil


Tahun depan Aisyah memang kami rencanakan untuk masuk TK kecil. Memang awalnya kami berencana untuk homeschooling Aisyah. Tapi melihat dari tingkah laku Aisyah yang suka bergaul saya dan suami mengurungkan niat tersebut. Aisyah memang berbeda dengan saya dan suami yang sukanya diam di rumah dan gak suka bergaul. Aisyah suka sekali bergaul dengan anak yang seumuran dengannya. Jadi inilah yang menjadi pertimbangan kami untuk menyekolahkannya di sekolah formal.

Dari tahun lalu kami sudah survey beberapa sekolahan di dekat rumah kami. Ada dua pilihan sekolah yang dekat dari rumah. Dua-duanya sama bagusnya tapi yang satu harganya lebih murah, hihi. Meski begitu masih belum diputuskan sih mau masuk sekolah yang mana. Ya nanti aja dulu kalau sudah waktunya mau sekolah.

Tapi yang pasti saat tahun ajaran ini saya sempet mupeng lihat anak-anak pada sekolah TK. Apalagi beberapa ibu-ibu yang telaten pada upload bekal makan siang anaknya. Duh rasanya saya ingin segera Aisyah masuk sekolah supaya bisa membuat masakan yang lucu-lucu. Apalagi sekarang gak susah untuk cari macam macam resep bekal makan siang anak. Dan bahannya gak perlu yang selalu wah, pokoknya mah cocok di lidah anaknya.

Dan untuk membuat bekal makan siang untuk anak itu memang butuh sedikit effort ya. Harus bangun pagi-pagi untuk masak bekal anak memang kadang gak gampang. Tapi bukan berarti gak bisa, yang penting harus bisa mengatur waktu. Meski belum mulai bikin bekal makan siang untuk Aisyah tapi tips ini mungkin bisa dicoba buat ibu-ibu yang ingin mulai membuat bekal makan siang anak tapi merasa kesulitan.

Buat Menu Setiap Hari

Kadang yang bikin bingung di pagi hari itu, mau masak apa. Nah pikiran ini nih yang bisa bikin masak jadi kelamaan. Kalau bisa buat menu bekal setiap seminggu sekali atau mungkin sebulan sekali. Ini juga mempermudah untuk beli bahan makanan. Dan menyiapkan bahan makanannya bisa saat malam hari. Jadi ketika pagi hari tinggal dimasak aja.

Sedia Makanan Siap Saji

Namanya juga hidup ya gak selalu rencana berjalan dengan baik. Ada kalanya ketika bangun kesiangaan atau apalah. Jadi ada baiknya nih selalu sedia frozen food, entah itu nugget, sosis atau frozen food model apa ajalah yang penting si kecil doyan. Selain itu juga bisa nyetok abon atau telur di rumah. Jadi tetep si kecil bisa makan bekal dengan rasa yang enak meski ibunya gak sempat masak, hihi.

Nah, kalau kamu punya tips juga gak untuk menghemat waktu memasak  bekal si kecil di pagi hari?

Read more>>

Jul 28, 2017

Malu Gak Sih?


Saya dan suami memang terbiasa berbagi kerjaan berdua, entah itu kerjaan rumah atau kerjaan blog. Tapi bagi saya mengerjakan kerjaan suami itu terlihat keren, haha. Karena bisa menulis itu sesuatu yang keren, hihi. Sedangkan suami yang mengerjakan pekerjaan rumah di mata masyarakat terlihat turun derajat. Ya itulah yang saya sering dengar.

Suami saya memang menawarkan diri untuk mengepel teras depan, menjemur dan buang sampah. Pokoknya pekerjaan rumah yang mengharuskan keluar rumah dihandle oleh suami. Saya lebih memilih nyuci baju (pake tangan) dari pada jemur baju di depan rumah, haha. Itulah mengapa suami yang menjemurkan baju karena saya memang gak mau jemur, hihi. Meski sesekali suami juga yang mencuci dan juga menjemur baju. Tapi gak setiap hari sih hanya momen tertentu ketika saya lelah. Dan mungkin saat saya melahirkan nanti suami akan mencuci seenggaknya sampai saya merasa lebih sehat.

Terkadang saya merasa bersalah karena lumrahnya para istri yang jemur baju. Ini tiap pagi suami jemur baju. Tahu sendirilah pagi-pagi itu juga banyak emak-emak yang jemur baju di sekitar rumah. Jadilah aneh karena hanya suami yang cowok sendiri, haha. Mungkin para tetangga mengira suami yang mencucikan baju. Karena pernah ada pemulung yang nyidir suami pake bahasa Madura. Intinya kalau orang Madura yang nyuci baju itu ya istrinya bukan suami. Lah suami saya orang Madura dan bajunya juga dicuci sama istrinya kok, kamu aja gak tahu, wakaka.

Saya sempat berfikir apakah suami malu ya tiap hari menjemurkan baju. Atau saya sajalah yang menjemur tiap hari. Tapi setelah saya tanyakan dengan sungguh-sungguh, ternyata suami gak merasa malu. Dan jawabannya bukan tipe jawaban yang "ngadem-ngademin". Karena suami memang tipikal yang kalau jawab pertanyaan suka gitu. Gak mau bikin saya galau, hihi. Saya lihat sendiri kalau ternyata suami sadar itu tugasnya. Saya gak perlu memintanya menjemur karena suami paham sendiri pokoknya kalau saya sudah selesai nyuci ya dijemur. Padahal biasanya untuk hal lainnya saya masih harus meminta tolong supaya suami ingat. Dan lucunya, kalau lagi ngambek saya suka nekat jemur sendiri. Kalau kelihatan suami biasanya suami langsung menarik saya secara dramatis sebelum keluar pintu pokoknya kayak di film-film Korea, wakaka. Udah gitu didekap dan mengambil alih cucian basah, wakaka. Jadi memang suami beneran gak malu dan sungguh-sungguh ingin membantu saya meringankan pekerjaan rumah.

Padahal perkara jemur baju itu sepele banget loh. Tapi saya gak suka jadi sering males ngerjainnya. Kalau dibantu suami saya bisa mengerjakan kerjaan lain dan rumah cepat selesai. Hasilnya kalau suami minta kelon bisa langsung ready, wakaka. Dan ternyata itu juga salah satu alasan kenapa suami senantiasa membantu meringankan kerjaan rumah. Supaya saat suami ingin tidur-tiduran berdua saya gak mengelak karena kerjaan rumah masih numpuk, hihi.

Memang ya hidup di antara masyarakat yang masih menganggap tabu suami turun tangan pada pekerjaan rumah itu bikin hati galau. Tapi mau gemana lagi, toh juga tiap rumah tangga punya peraturan masing-masing. Ibu-ibu rumah tangga yang suaminya gak bisa ikut bantu kerjaan rumah gak perlu merasa suaminya jahat. Mungkin mereka meringankan dari sisi lain. Suami saya sih kerja di rumah terus jadi ya bisa bantuin banyak hal. Dan ibu-ibu yang suaminya biasa bantuin kerjaan rumah ya jangan ngompor-ngomporin ibu lain yang suaminya gak bantuin. Tiap rumah tangga punya cara sendiri untuk menjaga keharmonisan, gak perlu kok memaksakan. Pokoknya nyaman satu sama lain.
Read more>>

Jul 20, 2017

Waspada Anyang-Anyangan pada Ibu Hamil


Hamil yang kesekian kalinya ini ukuran perut saya bisa dibilang memang besar banget. Ya gemana lagi memang perutnya udah melar, hihi. Rasanya juga lebih berat dari sebelumnya. Belum lagi badan saya sendiri juga berat, hihi. Gak hanya itu yang paling kerasa adalah selalu ingin buang air kecil apalagi saat malam hari. Padahal ya malam hari itu enaknya buat tidur. Alhasil saya sering menahan buang air kecil. Jadi belakangan ini memang sering sakit di bagian bawah perut.

Gak hanya itu sakit buang air kecil pun sering saya rasakan. Nah kalau sudah begini saya memang sedikit khawatir terkena penyakit infeksi saluran kemih. Karena memang gejala awal infeksi saluran kemih adalah anyang-anyangan atau rasa ingin buang air kecil terus menerus dan tidak tuntas. Kalau sudah begini saya harus waspada. Apalagi infeksi saluran kemih pada ibu hamil memang gak boleh diabaikan. Pada ibu hamil infeksi saluran kemih dapat membuat keguguran janin, bahkan janin bisa lahir prematur atau lahir dengan berat badan yang kurang.

Serem kan ya? Jadi memang harus segera diatasi. Cara mengatasi infeksi saluran kemih pada ibu hamil juga gak bisa sembarangan. Karena ibu hamil gak bisa sembarangan minum obat. Mengobati dengan bahan-bahan alami akan lebih baik tentunya. Salah satu bahan alami yang dapat mencegah dan mengobati infeksi saluran kemih adalah buah cranberry. Buah ini mengandung vitamin C yang tinggi dan juga terdapat kandungan antioksidan proanthocyanidins. Antioksidan ini memiliki sifat anti-adhesi yang membuat bakteri gak bisa menempel pada saluran kemih dan tentunya gak bisa menularkan infeksi.

Sayangnya nih buah cranberry ini sulit didapatkan jadi lebih baik memang mengkonsumsi ekstrak buah cranberry yang terkandung pada Prive Uri-cran. Prive Uri-cran ini terdiri dari bentuk kapsul dan juga serbuk minuman. Tapi yang sempat saya konsumsi adalah Prive Uricran Plus yang berupa serbuk minuman. Karena memang rasanya enak, manis asamnya pas banget. Apalagi diminum dengan air dingin, tambah enak deh.

Mendapatkan Prive Uricran ini juga cukup mudah karena dijual di apotek-apotek seperti Viva Generik, Guardian, Kimia Farma dan apotek lainnya. Harga Prive Uricran per saschernya sekitar sembilan ribu. Tergantung juga beli di apotek mana. Satu box isi lima belas sachet, di beberapa apotek bisa beli eceran kok.





Minum Prive Uricran ini dapat dikonsumsi satu kali sehari jika untuk pencegahan. Sedangkan untuk pengobatan dikonsumsi dua kali sehari. Selain mengkonsumsi ekstrak cranberry untuk pencegahan akan lebih baik jika didukung dengan menjaga kebersihan tubuh.

Apalagi yang namanya wanita daerah kewanitaannya sering banget lembab. Jadi wajib untuk ganti pakaian dalam sehari minimal tiga kali. Selain itu jangan menahan buang air kecil karena ini bisa menjadi pemicu infeksi saluran kemih.

Read more>>

Jul 19, 2017

Baju Bayi yang Nyaman Dipakai dan Pertimbangannya

Bayi merupakan buah hati dari pasangan yang masih bisa disebut bayi apabila berumur 0 hingga 1 tahun. Bayi tersebut akan sangat diperhatikan oleh orangtua dari kebutuhan pakaian, makanan, dan hal lainnya yang dapat menunjang pertumbuhan bayi agar selalu baik dan tidak kekurangan satupun. Karena pada dasarnya semua orangtua tentu ingin bayi dan anaknya dapat tumbuh sehat hingga besar nanti. Oleh karena itulah untuk mengurangi hal berbahaya untuk anak, orangtua akan selalu memberikan yang terbaik baik dari makanan yang akan diberikan, susu yang berusaha untuk memberikan ASI, hingga baju bayi yang dikenakannya.


Berbagai hal tersebut disiapkan oleh orangtua untuk bayinya karena berbagai alasan. Seperti yang telah dikemukakan sebelumnya bahwa orangtua akan memberikan yang terbaik untuk anaknya. Selain itu juga untuk membuat orangtua dan bayi merasa nyaman karena orangtua tidak ingin anak bayinya nantinya mengalami hal yang tidak menyenangkan karena kurangnya perhatian yang diberikan. Seperti misalnya mengalami sakit karena kurang makan dan gizi yang masuk, badannya menjadi kurus, mengalami sakit demam karena kedinginan, dan hal lainnya yang membuat orangtua khawatir oleh karena itulah semua orang tua akan memberikan yang terbaik untuk anak bayinya.

Begitu juga dengan memberikan baju bayi yang terbaik untuk diberikan kepada bayi. Baju yang akan dikenakan bayi harus yang nyaman dipakai untuk bayi tersebut. Oleh karena itulah harga nantinya tidak akan menjadi masalah selama baju tersebut mempunyai kualitas yang bagus dan akan nyaman dipakai oleh bayi. Bagi orangtua akan memberikan baju yang nyaman karena kulit anak yang sangat sensitif sehingga apabila mempunyai dan menggunakan baju yang tidak nyaman, kulitnya akan mudah alergi dan gatal-gatal. Hal tersebut berlaku untuk bayi umumnya yang memang masih mempunyai kulit yang sangat sensitif.

Oleh karena itulah bayi mempunyai sabun, shampo, dan juga bedak sendiri karena ph kulit bayi yang berbeda dengan orang dewasa. Karena kulit yang sensitif tersebut juga yang membuat orangtua memilihkan baju yang terbaik diberikan kepada bayinya agar terhindar dari alergi kulit yang dapat untuk menimpa bayi. Dimana beberapa cara orangtua untuk dapat memiliki baju untuk bayi yang nyaman dipakai biasanya adalah dengan tips di bawah ini:

1. Memilih dari kualitas bukan dari harganya

Tips pertama untuk memberikan baju yang terbaik dan nyaman dipakai oleh anak adalah memilih dari kualitas baju yang akan dibeli bukannya dari harga tersebut. Orangtua tidak segan untuk membelikan baju yang terbaik yang mempunyai kualitas baik untuk anak sehingga akan nyaman ketika dipakai. Harga dari baju juga tidak masalah apabila sesuai dengan kualitas yang ditawarkan oleh baju tersebut.

2. Bahan yang tidak panas

Pertimbangan selanjutnya untuk memilih baju untuk bayi adalah dilihat dari bahan yang digunakan. Anda bisa untuk memilih bahan yang nyaman dipakai untuk bayi yaitu bahan yang adem ketika dipakai dan tidak panas ketika digunakan. Hal tersebut karena bayi mudah berkeringat dan dengan kulit yang sensitif apabila menggunakan bahan baju yang panas bisa untuk membuatnya alergi.

3. Bahan yang tidak kasar

Dan pertimbangan terakhir ketika memilih baju bayi yang nyaman digunakan untuk bayi adalah dari bahan yang halus apabila bersentuhan dengan kulit bayi. Telah dijelaskan di atas apabila kulit bayi sangat sensitif sehingga bahan yang baik untuk baju yang dikenakannya adalah yang halus sehingga tidak akan membuat kulit bayi tidak nyaman ketika digunakan.
Read more>>

Jul 18, 2017

Mengatur Waktu untuk Semua


Semenjak punya rumah sendiri saya memang punya kewajiban untuk beres-beres rumah, hihi. Dulu mah apa cuma beresin kamar doang, nyuci dan jemur. Sekarang seisi rumah harus diberesin termasuk dapur. Karena rumah gak terlalu besar jadi memang beresin rumah gak terlalu memakan waktu banyak. Tapi tetep ya karena masih belum terbiasa jadi rasanya cape pas awal-awal. Sekarang sudah mulai biasa dan rasanya gak cape-cape amat.

Karena di rumah gak terlalu kotor memang ngepelnya sehari dua kali. Kalau nyapu memang harus tiap hari biar gak berdebu. Dan yang paling jarang itu bersihin dapur. Ya gemana enggak, wong jarang masak jadi dapur bersih terus dong, hihi.

Apalagi belakangan ini banyak job nulis yang deadlinenya mepet. Terkadang harus sedikit mengabaikan pekerjaan rumah dan meluangkan waktu untuk menulis. Kalau udah sumpek dengan cucian baju biasanya saya nyuci di rumah mertua. Karena di rumah mertua memang ada mesin cuci jadi nyuci baju lebih gak cape. Cuma ya gitu males bawain baju kotornya itu. Soalnya keliatan banget sama tetangga kayak orang mau kabur dari rumah, wakaka. Padahal sih itu cucian baju kotor, haha.

Tapi gemana lagi, nyuci pakai tangan itu melelahkan. Sedangkan budget untuk beli mesin cuci idaman masih pending dulu untuk biaya lahiran dan aqiqoh. Jadi ya bersabar dulu lah ya. Alhamdulillah mertua juga bersabar dengan mantunya yang doyan laundry di rumahnya, haha. Ampun deh punya mantu kayak saya, wakaka.

Lagi pula Aisyah hampir tiap hari minta ke rumah akung dan utinya. Jadilah hampir tiada hari tanpa ke rumah mertua. Tiap sore biasanya kami pergi ke rumah mertua dan pulang malam hari. Ya bagaimana lagi wong memang cucu masih satu jadi yang dikangenin cuma satu, hihi.

Dan karena kebiasaan ini saya juga harus pinter-pinter atur waktu untuk beres-beres rumah, ngerjain job dan juga istirahat. Karena waktunya terbatas, sore udah harus cus ke rumah mertua. Cape sih tapi ya sudahlah toh juga memang harus sering mengunjungi mertua. Jangan mentang-mentang pindah rumah langsung gak pernah ngunjungin, hihi.

Hanya saya yang saya pikirkan adalah pasca melahirkan gak mungkin juga wara-wiri kayak gini. Entahlah Aisyah bakalan rewel apa gak ya kalau gak dituruti ke rumah utinya.  Pasca melahirkan pasti saya akan lebih banyak di rumah seenggaknya minimal dua minggu gak keluar rumah, paling juga kalau mau periksa bayi ke dokter atau imunisasi aja.

Ya sudahlah gak perlu dipikirin banget. Pokoknya jalani aja.
Read more>>