Dec 30, 2016

Jaga Jarak Aman

Selain truk, yang harus menjaga jarak juga hubungan kedekatan dengan sesama manusia. Saya paham sekali bahwa saya ini tipikal yang agak aneh, mudah sekali dekat dengan orang tapi ya gitu. Kalau terlalu dekat jadinya sering konflik. Jadi memutuskan untuk jaga jarak. Alhasil sangking jaga jaraknya sampai kejauhan, haha.

Sejak beberapa waktu lalu sempat kisruh dengan seseorang, saya merasa lebih suka menjadi orang yang lebih banyak diam. Ngomong kalau ditanya, kalau gak ditanya ya nanya dulu sekedar basa-basilah. Setelah itu kalau ditanya ke ranah yang privat nyengir selalu lebih baik dari pada bicara, haha. Entah kenapa rasaya menjadi orang yang misterius lebih menyenangkan LOL.

Ah udahlah, yang penting sekarang belajar dulu, minggu depan try ouuuutt!
Read more>>

Dec 28, 2016

Cara Efektif Mengumpulkan Portofolio Desain untuk Pekerjaan

Pekerjaan di bidang desain kini mulai diminati oleh banyak orang. Selain menjanjikan peluang yang istimewa, pekerjaan desain juga membuat orang semakin kreatif. Ada saja ide-ide baru yang muncul dan bisa diwujudkan sehingga kita jadi termotivasi untuk lebih baik lagi. Kalau ingin menjadi pekerja desain yang kreatif dan inovatif, tentu saja kita harus cermat mengumpulkan portofolio.

Lakukan beberapa cara berikut ini agar proses pengumpulan portofolio semakin efektif dan tepat sasaran:


Selalu Melakukan Update Karya Terbaru

Portofolio terkini akan membuat kita terkesan up to date sebagai pekerja desain. Itulah sebabnya kita mesti rajin melakukan update. Mengumpulkan berbagai karya terbaru dan menyusunnya menjadi portofolio. Siapkan konsep gabungan portofolio yang menarik agar orang merasa tergugah untuk bekerja sama dengan kita.

Mencetak Portofolio Agar Lebih Menarik

Tidak semua portofolio bisa diperlihatkan dalam bentuk softcopy. Karena ada beberapa jenis portofolio yang sebaiknya dicetak. Orang lain akan mengapresiasi karya portofolio yang desain dan bentuknya unik. Simpanlah portofolio yang sudah dicetak secara rapi agar tidak tercecer atau rusak ketika akan digunakan kembali.

Menjelaskan Tujuan dari Setiap Portofolio

Setiap portofolio yang kita buat tentu harus kita pahami tujuannya. Karena proyek yang berbeda tentu menghasilkan portofolio dan misi yang berbeda. Mungkin ada yang bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan terhadap brand, memikat perhatian pelanggan, atau sejumlah tujuan penting lainnya. Dengan demikian, kita lebih mudah menyamakan persepsi dengan calon klien yang melihat portofolio kita.

Membuat Portofolio Seasonal

Portofolio seasonal untuk menyambut momen tertentu seperti Natal, tahun baru, atau Idul Fitri menjadi salah satu acuan kreatifitas bagi seorang pekerja desain. Oleh sebab itu, kita wajib melengkapi koleksi portofolio dengan aneka portofolio seasonal. Buatlah karya yang berbeda untuk menunjukkan ukuran kreativitas yang punya daya saing.

Menyimpan Softcopy Portofolio Secara Rapi

Softcopy portofolio adalah aset penting yang harus disimpan secara rapi. Bila tidak bisa disimpan di laptop, kita juga bisa memanfaatkan hardisk eksternal untuk menyimpannya. MatahariMall jual hardisk eksternal murah dengan pilihan kapasitas dan fitur yang beragam. Kita pun tidak akan kesulitan menyimpan portofolio dan dokumen lainnya di hardisk eksternal yang kita miliki.

Sekarang, mari mengakses situs MatahariMall dan segera dapatkan hardisk eksternal yang kita butuhkan dengan harga yang pas dikantong.
Read more>>

Dec 21, 2016

Kangen Masakan Padang


Ngomong-ngomong tentang makanan ada satu makanan yang dulu kalau habis sakit kepengennya makan itu. Apakah itu? Yup, nasi padang. Makanan ini entah mengapa memang selalu membuat keluarga saya kangen. Dan seusai sakit biasanya mendadak ngidam nasi padang, haha. Nasi padang memang berbeda dengan masakan khas Indonesia lainnya. Selain karena banyak rempah, nasi padang ini bisa bikin ngabisin banyak nasi banget. Meski harganya mahal tapi gak membuat saya enggan untuk membelinya. Karena memang sebandinglah dengan rasanya.

Sayangnya sejak di Surabaya saya jarang sekali makan nasi padang. Di dekat rumah sih ada nasi padang. Pernah kami mencoba tapi sayang sekali rasanya sangat mengecewakan. Jadi kami gak pernah lagi beli. Belum lagi ternyata makanan yang kami beli saaat itu hampir mendekati basi. Gak heranlah harganya murah jadi mungkin kualitasnya juga kurang deh.

Biasanya dulu saat hari raya Idul Adha, ibu saya lebih suka membuat daging kurban menjadi olahan rendang. Karena memang masakan padang yang paling kami sukai adalah rendang. Soalnya jenis masakan padang lainya udah sering dibikinin sama ibu. Ternyata membuat rendang sendiri juga gak kalah enak dari beli di rumah makan padang. Awalnya ibu saya membuat bumbu rendang sendiri dengan serundeng yang digiling halus hingga mengeluarkan warna coklat kehitaman. Tapi karena resep rendang model ini kurang praktis jadi gak pernah dipake lagi.

Akhirnya ibu saya lebih suka beli bumbu rendang jadi di pedagang bumbu di pasar yang memang penjualnya itu orang Padang. Lebih praktis gak pake cape harus nguleg juga, hihi. Ada juga sih bumbu rendang instan yang dijual di supermarket, cuma ibu lebih suka bumbu rendang yang dijual oleh pedagang bumbu yang asli padang itu.

Dan ternyata rendang gak hanya dikenal di Indonesia loh. Rendang recipe Indonesian ternyata sudah mendunia. Banyak juga orang yang menyukai makanan rendang ini, bukan hanya orang Indonesia. Gak heranlah rasanya memang enak banget dan unik.

Jadi kepengen makan rendang nih, haha. Sayangnya belum nemu rumah makan padang yang enak di Surabaya. Ada sih di deket kampus suami tapi ya gitu deh, ngeri harganya mahal. Meski judul rumah makanannya "Rumah Makan Sederhana" saya gak yakin harganya murah. Judulnya doang sederhana, padahal sih harganya mahal, haha. Entah deh, kenapa ya rumah makan padang kok sering banget yang judulnya kayak gitu padahal harganya gak sederhana LOL.

Kalau kamu, suka makan rendang juga gak nih?
Read more>>

Dec 13, 2016

Berdandan untuk Suami



Meski hanya di rumah terus, bukan berarti jadi ibu rumah tangga harus kucel dan pake daster bolong dong, hihi. Saya sih memang suka pake daster juga tapi milih-milih daster yang bagus dan motifnya cantik. Jangan mentang-mentang di rumah pake baju jelek. Kasian dong suami masa lihat istri jelek. Memang sih ada beberapa orang yang aneh, kalau di rumah kucel banget. Giliran mau keluar rumah cantik gak ketulungan. Nah loh, suami pas di rumah gak dapet cantiknya dong. Padahal kan suami lebih berhak menikmati kecantikan istrinya.

Kadang saya juga sering ditanya, ngapain sih beli make up. Padahal kan pake cadar. Hellllooow? Pake cadar kan kalau di luar rumah, kalau di rumah yang tetep kudu beli make up dong. Meski make up bagi saya sih apalah, cuma lip glos, BB cream aja, hihi. Paling juga skin care seperti pelembab muka, masker, lip balm.

Salah satu hal yang gak boleh ketinggalan juga adalah parfum. Saya suka banget dengan parfum yang tahan lama wanginya. Biasanya nih parfum non alkohol yang wanginya tahan lama. Meski jarang banget dipake, cuma dipake pas di kamar aja. Maklumlah parfum ini kan memang wanginya ke mana-mana jadi jarang dipake kalau bukan di kamar.

Selain pakai make up, saya suka kadang perawatan rambut. Biasanya nih beli creambath supaya bisa creambath di rumah. Gak ketinggalan suami juga ikutan saya creambath. Soalnya males juga sih creambath aja masa ke salon. Males juga kadang mahal, hihi. Memang sih enak kalau creambath di salon, dipijet dan rambutnya sekalian ditata. Tapi saya males ke salon, apalagi di Surabaya salon khusus untuk muslimah jauh dari rumah. Beda dengan di Purwokerto yang salon muslimahnya justru deket banget dari rumah.

Potong rambut juga saya manggil orang salon ke rumah, hihi. Males banget gak sih potong rambut aja pake manggil orang salon ke rumah, haha. Toh kadang sekalian juga ibu mertua potong rambut. Jadi tambah seneng deh yang motongin rambut.

Model rambut saya juga apalah dari dulu gak berubah. Kayak gitu aja, kalau gak segi pendek segi panjang. Udah gitu mulu, haha. Gak tahu juga mau dimodel apalagi. Soalnya model rambut sekarang banyak yang aneh, gak beranilah, takut gak cocok sama muka terus malah bikin bad mood, hihi.

Kalau kamu, dandan juga gak di rumah?
Read more>>

Keluarga Idaman


Pastinya setiap orang yang sudah bekeluarga pengennya memiliki keluarga harmonis. Gak ada dong yang kepengen punya keluarga ribut terus, haha. Tapi yang namanya keluarga memang gak mungkin terhindar dari yang namanya konflik. Tapi meski ada konflik bukan berarti keluarga tersebut gak harmonis. Jadi sebenarnya keluarga harmonis ini bukan keluarga yang gak memiliki konflik. Justru keluarga harmonis adalah keluarga yang dapat menyikapi konflik dengan baik.

Kalau konflik gak ditangani dengan baik bisa jadi malah masalah tambah besar dan berujung panjang. Dan bisa aja merusakan kerharmonisan keluarga.

Itulah mengapa penting sekali menahan marah ketika sedang ada konflik. Meski gak dipungkiri menahan marah itu susah banget. Dan saya termasuk orang yang terkadang mudah tersulut emosi. Kalau lagi kalem, mau diapain aja sih gak masalah, hihi. Tapi ya gitu kalau mood lagi jelek, udah deh gampang banget marah.

Salah satu cara yang diajarkan Islam untuk menjaga keharmonisan keluarga adalah dengan berkata lemah lembut kepada pasangan mau pun anak-anak. Dan hal itu yang sudah saya terapkan pada keluarga kecil saya. Karena saya sendiri merasa, jika interaski antara orang tua dan anak terlalu formal, justru si anak akan merasa kurang nyaman. Kalau terlalu bebas juga gak baguslah. Jadi kami ambil pertengahannya saja.

Aisyah yang sekarang memang lagi pengen tahu banyak hal ini juga sering sekali bertanya hal-hal yang aneh dan tabu. Maklumlah anak kecil. Tapi menjawabnya gak perlu dimarahi. Karena nanti justru membuat Aisyah jadi takut dan gak mau bertanya. Cukup dijawab dengan bahasa yang mudah dipahami. Atau kadang saya lebih suka menjawab "gak tahu" dari pada salah jawab, haha.

Dengan sering mengajak Aisyah berbicara, sekarang Aisyah sudah dapat berbicara cukup lancar. Bahkan kemarin sampai ditanya orang Aisyah umur berapa, kok ngomong bahasa Indonesianya lancar banget. Gak heran sih, Aisyah memang kami biasakan berbicara bahasa Indonesia dari pada bahasa daerah. Bukannya gak suka bahasa daerah sih. Cuma karena Surabaya ini bahasa daerahnya kasar, saya gak sreg aja kalau Aisyah harus bicara dengan bahasa kasar. Toh juga, saya gak bisa bahasa jawa LOL.

Lagi pula nanti kalau sudah besar dia akan belajar bahasa daerah dari teman-temannya. Sekarang aja udah mulai bicara bahasa jawa kasarnya LOL. Tapi seenggaknya dia masih lebih sering bicara bahasa indonesia.

Nah kalau kamu lebih suka anaknya bicara bahasa daerah atau bahasa nasional?

Read more>>

Dec 11, 2016

Random Post

Ketika kamu memikirkan sesuatu ada kalanya gak harus dituruti. Terkadang hal bodoh memang sering kali lewat dipikiran. Kadang mengabaikannya akan lebih baik.
Read more>>

Dec 5, 2016

Luruskan Niat!

Beberapa minggu ini saya memang sedang disibukan dengan aktifitas baru yang membuat saya jadi bernostalgia pada saat saya masih sekolah dulu. Betapa teman-teman saya mengejar nilai yang bagus dengan banyak cara. Dan gak dipungkiri, hal tersebut membuat persaingan gak sehat dan justru membuat anak banyak mencontek. Padahal tujuan belajar bukan sekedar untuk mendapatkan nilai bagus, tapi paham dengan pelajaran yang diberikan.



Nah, pagi ini saya sempat mengeluhkan nilai saya yang merosot jadi jelek karena saya kurang teliti mengerjakan soal. Lalu suami menyemangati dan mengingatkan saya kembali bahwa seharusnya saya belajar agar saya paham. Bukan malahan agar mendapat nilai bagus. Karena terkadang nilai jelek bukan berarti gak paham. Banyak sekali faktor yang membuat nilai bisa jadi bagus atau jelek. Dan saya tahu sekali, saya masih sering menyepelekan soal kerapihan, dan itulah yang membuat nilai saya banyak dikurangi. Kalauh hanya sekedar menilai dari segi jawaban, maka nilai saya sudah benar semua. Standar nilai terkadang bukan hanya perkara jawaban, ada banyak faktor.

Kembali lagi ke niat awal belajar, bahwa saya ingin paham, ingin bisa, bukan sekedar nilai bagus. Dan nilai jelek ini harus jadi bahan intropeksi supaya mendapat hasil yang bagus dan memenuhi kriteria nilai bagus. Karena bagaimana pun juga tetep harus mengikuti standar nilai bagus kalau gak kepengen keki, haha. Toh ada bagusnya mengikuti standar nilai bagus ini. Seenggaknya saya belajar untuk menjadi orang yang rapi, teliti dan gak terburu-buru selesai mengerjakan soal.
Read more>>